20160210093438(1)

Jumat, 5 Februari 2016, mahasiswa prodi berkumpul untuk menyimak penjelasan Kaprodi Bu Made Adi Andayani dalam menghadapi semester genap 2015/2016 yang akan dimulai segera. Mahasiswa diberikan penjelasan bagaimana melakukan pemrograman secara online dan matakuliah apa saja yang harus mereka ambil. Hal ini dipandang penting karena mahasiswa sering mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan matakuliah yang harus mereka ambil.
Kesulitan ini terutama dialami oleh mahasiswa yang tidak berhak menempuh matakuliah dengan jumlah sks maksimal karena memiliki Indeks Prestasi (IP) rendah. Ditambah dengan keengganan mereka untuk berkonsultasi dengan Dosen Pembimbing Akademik (DPA) masing-masing. Disamping itu, masa transisi dari penerapan kurikulum berbasis KKNI yang berakibat pada perubahan nama matakuliah dan bobot sks membuat mahasiswa harus berhati-hati dalam memilih matakuliah.

Para mahasiswa, kebanyakan dari angkatan 2013 dan 2014 (yang sangat terpengaruh oleh perubahan kurikulum), terlihat sangat antusias mendengar penjelasan Bu Made. Mereka menanyakan banyak hal, termasuk menanyakan mengapa masih ada dosen yang cukup susah dihubungi. Menanggapi pertanyaan ini, Bu Made menjelaskan bahwa pada dasarnya tidak ada dosen yang susah dihubungi kalau mahasiswa sudah membuat appointment terlebih dahulu. Disamping itu, mahasiswa juga diharapkan berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulisan, dengan bahasa yang santun dan jelas. Hal ini, menurut Bu Made, sangat penting karena kita ada dalam lingkungan akademik.